Motor Honda BeAT FI kini memiliki lampu khusus yang dikenal sebagai
Malfunction Indikator Lamp (MIL). Jika ada sesuatu yang tidak beres pada
sistem injeksi di motor Honda, MIL akan menyala dan berkedip sebagai tanda
adanya masalah.
Lampu MIL berfungsi sebagai lampu indikator jika ada kerusakan pada sistem
injeksi sepeda motor. Lantas apa saja kode kedip pada MIL ini?
Kode MIL Honda Beat FI
dikutip dari lama resmi carmudi.com terdapat 11 kode MIL pada sepeda motor honda, apa sajakah itu? berikut penjelasan detailnya.
Kedip 1 Kali – Sensor MAP (Manifold Absolute Pressure)
Jika MIL berkedip sekali, berarti terjadi kerusakan pada sensor MAP. Kerusakan
tersebut mudah diketahui karena kedipannya hanya sekali dan pendek. Hal ini
dapat menyebabkan akselerasi motor jadi kurang baik, serta tenaga mesinnya
kurang bertenaga pada putaran atas.
Kedip 7 Kali – Sensor EOT (Engine Oil Temperature)/ECT (Engine Coolant Temperature)
Jika MIL berkedip sebanyak tujuh kali dan pendek, maka terdapat masalah pada
sensor EOT atau ECT. Penyebabnya yaitu rangkaian sensornya tidak berfungsi
atau terjadi Intermittent Failure (putus sambung). Hal ini bisa menyebabkan
mesin motor jadi cepat panas.
Kedip 8 Kali – Sensor TP (Throttle Position)
Kode MIL Honda ketiga adalah menunjukkan adanya masalah pada sensor TP.
Biasanya, masalah ini muncul saat MIL berkedip sebanyak delapan kali dan
pendek.
Hal tersebut bisa terjadi karena sensor atau rangkaiannya tidak berfungsi.
Bisa juga disebabkan kontak yang longgar pada konektor unit sensor, sehingga
dapat menyebabkan bahan bakar jadi boros, akselerasi tidak baik, serta mesin
sering mati.
Kedip 9 Kali – Sensor IAT (Intake Air Temperature)
Kode MIL berikutnya adalah kedipan pendek sebanyak sembilan kali yang berarti
terjadi masalah pada intake air temperature.
Mirip seperti kode MIL sebelumnya, penyebabnya kemungkinan besar adalah sensor
atau rangkaiannya tidak berfungsi dengan baik ataupun kontak yang longgar pada
konektor unit sensor
Hal ini dapat menyebabkan akselerasi jadi kurang baik serta mesin kurang
bertenaga pada putaran menengah
Kedip 11 Kali – Sensor VS (Vehicle Speed)
Jika MIL berkedip panjang sebanyak satu kali dan pendek sekali, maka terdapat
masalah pada bagian sensor VS karena sensor ataupun rangkaiannya kurang baik
atau kontak yang longgar dari konektor sensor VS.
Perlu diketahui, pada motor Honda, biasanya kedipan panjang punya nilai 10 dan
kedipan pendek punya nilai 1.
Jika terjadi masalah ini, dapat membuat indikator spidometer pada motornya
tidak berfungsi dan ISS (Idling Stop System) juga tidak berfungsi dengan baik
(khusus motor Honda yang menggunakan ISS).
Kedip 12 Kali – Injektor
Kode MIL selanjutnya adalah kedipan panjang sebanyak satu kali dan pendek dua
kali. Ini berarti kode 12 yang menujukkan adanya masalah pada bagian injektor.
Hal ini bisa terjadi karena injektor atau rangkaiannya kurang berfungsi
ataupun kontak yang tidak baik pada konektor injektornya.
Jika terjadi masalah ini, dapat menyebabkan mesin motor tidak dapat
dihidupkan, serta coil pengapian, pompa bahan bakar, dan injektornya mati.
Kedip 21 Kali – Sensor Oksigen (O2)
Jika MIL berkedip panjang sebanyak dua kali dan pendek satu kali, berarti
menunjukkan kode 21.
Kode tersebut memberitahukan bahwa ada masalah pada bagian sensor O2. Penyebab
masalahnya adalah sensor atau rangkaiannya tidak berfungsi dengan baik ataupun
kontak yang longgar pada sensor oksigennya.
Hal ini dapat menyebabkan mesin jadi sulit dihidupkan atau ada bunyi letupan
di bagian knalpot motor.
Sebagai informasi, sensor oksigen merupakan sensor untuk mengatur masuknya
udara ke dalam mesin. Jika kotor, perlu diservis agar kembali normal.
Kedip 29 Kali – Rangkaian IACV (Intake Air Control Valve)
Selanjutnya, ada kode 29 yang memberitahukan bahwa intake air cut valve-nya
bermasalah. Kode ini ditandai dengan adanya kedipan panjang sebanyak dua kali
dan pendek sembilan kali.
Intake air cut valve berfungsi sebagai komponen yang menyempurnakan pembakaran
di ruang bakar.
Jika adanya masalah pada komponen, kemungkinan besar disebabkan rangkaiannya
tidak berfungsi dengan baik ataupun kontak yang longgar pada sensor IACV.
Hal ini dapat menyebabkan mesin motor jadi sulit dihidupkan, pusat stasioner
kasar, serta konsumsi bahan bakar boros
Kedip 33 Kali – ECM (Engine Control Module)
Kode MIL berikutnya menujukkan salah satu masalah yang termasuk lumayan
serius. Jika menunjukkan kode 33, berarti terdapat masalah pada bagian ECM.
Hal ini ditandai dengan kedipan panjang selama tiga kali dan pendek juga tiga
kali.ECM sendiri merupakan komponen yang berfungsi untuk membatasi penggunaan
bahan bakar tanpa mengurangi kinerja mesin.
Penyebab masalah pada ECM ini adalah rangkaiannya tidak berfungsi atau
kontaknya yang longar pada konektor ECM-nya. Hal tersebut bisa menyebabkan
mesin tidak dapat dihidupkan, bahkan jadi sering mati
Kedip 52 Kali – Sensor CKP (Crankshaft Position)
Masalah lainnya yang cukup serius adalah kode 52. Ini ditandai dengan kedipan
panjang sebanyak lima kali dan pendek dua kali yang menunjukkan ada masalah
pada sensor CKP.
Sensor tersebut berfungsi untuk memberikan sinyal pada ECU atau ECM dalam
mendeteksi sudut crankshaft dan putaran mesin motor secara akurat, sehingga
bisa mengatur durasi injeksi bahan bakar dengan tepat.
Penyebab masalah pada CKP ini adalah sensor ataupun rangkaiannya tidak
berfungsi atau kontak yang longgar pada sensornya. Ini bisa menyebabkan mesin
jadi sulit dihidupkan atau sering mati, putaran stasioner kasar, serta
akselerasi motor kurang di semua kecepatan.
Kedip 54 Kali – Sensor BAS (Bank Angle Sensor)
Kode terakhir adalah kode 54, Kode ini ditandai dengan kedipan panjang
sebanyak lima kali dan pendek empat kali. Kode ini memberitahukan bahwa ada
masalah pada bank angle sensor yang memiliki fungsi vital.
Bank angle sensor merupakan sensor yang berguna untuk mematikan mesin saat
motor terjatuh. Jika ada masalah pada sensor ini, kemungkinan besar disebabkan
sensor atau rangkaiannya tidak berfungsi ataupun kontak yang longgar pada
sensor tersebut.

.jpeg)